Organiser

Surabaya Design Summit (SDS) adalah konferensi desain yang digelar C2O dan Butawarna Design Unit bekerjasama dengan Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) Surabaya Chapter, dengan mengundang berbagai peserta dari dalam dan luar Indonesia.

SDS sendiri adalah transformasi dari Design It Yourself Surabaya (DIYSUB), konferensi desain internasional tahunan yang telah kami gelar lima kali setiap tahunnya selama 2011-2015, dan SDS 2018 ini merupakan helatan keenam.

Siapa yang mendanai SDS 2018?

Penyelenggaraan SDS 2018 dilakukan secara swadaya melalui kontribusi peserta, penjualan tiket dan merchandise. Kegiatan dan keuangan SDS 2018 dijalankan dan diaudit di bawah lembaga nirlaba terdaftar, PERIN+1S, yang menaungi C2O.

SDS tetap diadakan setelah berehat 2 tahun karena kami percaya perlunya ada ruang untuk membahas desain dengan kritis; bukan sekedar sebagai pengemas visual tetapi sebagai proses perancangan yang erat berkaitan dengan dinamika sosial, budaya, ekonomi, politik, teknologi, masyarakat dan lingkungan sekitar. Karena itu, kami ingin mempertahankan harga yang relatif terjangkau.

Namun penyelenggaraan SDS juga membutuhkan biaya yang tidak sedikit: antara lain untuk memastikan makan dan minum peserta, listrik, peralatan audio visual, akomodasi, transportasi pembicara (dari dalam dan luar negeri).

Kita tahu bahwa tidak semua orang berada dalam posisi mampu berpartisipasi ataupun memberi dukungan. Namun jika Anda memiliki kemampuan, dan Anda percaya bahwa desain dapat dan perlu berperan lebih dalam masyarakat, mari berkontribusi lebih untuk memperluas wacana dan praktek desain yang leih baik:

  • Anda dapat membayar sesuai harga, atau memberi kontribusi lebih saat membeli tiket.
  • Ada pula peluang sponsor, dalam bentuk tunai ataupun produk/jasa. Jika tertarik melakukan sponsorship, Anda dapat menghubungi kami di kita@surabayadesign.net

Surabaya Design Summit (SDS) is a design conference held by C2O and Butawarna Design Unit, supported by the Association of Indonesian Graphic Designers (ADGI) Surabaya Chapter, inviting various participants from inside and outside Indonesia.

SDS itself is a transformation from Design It Yourself Surabaya (DIYSUB), an annual international design conference which has been organised for five times each year during 2011-2015. SDS 2018 is its return in sixth year.

Who fund SDS 2018?

SDS 2018 is funded through university contribution (so far, ITS and UK Petra) for participants, ticket sales and merchandise. The finances of SDS 2018, just like the venue where it is run in C2O, are run and audited under a registered nonprofit, PERIN+1S.

SDS persists to its sixth year after a 2-year hiatus because we believe that a room for critical design discussions must be created; not just as a visual packaging but as a design process that is closely related to the social, cultural, economic, political, technological, societal and environmental dynamics. And it is necessary to have that space accessible with a relatively affordable price.

However, the running of SDS also requires a lot of money: among others, to ensure eating and drinking participants, electricity, audio visual equipment, accommodation, transportation of speakers (from Indonesia and overseas).

We know that not everyone is in a position to participate or support. But if you have more capabilities, and you believe that designs can and should play a deeper role in society, you can contribute more to expand the discourse and practices of design:

  • You can buy tickets, or contribute more than the ticket price.
  • There are also sponsorship opportunities, in cash or products / services. If you are interested in sponsorship, you can contact us at us@surabayadesign.net

Design It Yourself, previous incarnation of SDS